“ Keluarga tidak mampu ini, belum bisa menikmati listrik meskipun sudah ada jaringan PLN. Untuk itu bapak Gubernur menginstruksikan, agar membantu rumah tangga tidak mampu ini, untuk bisa menikmati listrik. Untuk tahun 2024 ini , telah dianggarkan untuk membantu kurang lebih di 5.500 rumah tangga yang belum menerima akses PLN dan dikategorikan sebagai keluarga yang tidak mampu” beber Vent.

Sebagai informasi, terkait program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk setiap unit rumah yang akan dibantu listrik dari PLN, spesifikasinya adalah 900 watt, tiga titik lampu, satu stop kontak, dan juga akan diberikan sertifikat laik operasi dari institusi yang berwenang, serta diberikan token 200 ribu untuk setiap unit rumah.
Kedepan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah akan mendapatkan akses listrik yang memadai baik itu dari PLN dan juga pembangkit yang lain, seiring dengan peningkatan taraf hidup masyarakat. Kalteng Bercahaya, tentu bukanlah slogan semata, namun manfaatnya benar-benar dinikmati untuk hajat hidup orang banyak. Pada masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran, telah banyak melahirkan dan menciptakan terobosan-terobosan baru dalam kebijakan yang berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat. www.lintasberita1.com, *TIM#

