“Pengelolaan tambak-tambak yang ada di kawasan shrimp estate Pemprov Kalteng saya pastikan akan melibatkan masyarakat lokal melalui BumDes-BumDes, Kelompok Pembudidaya Ikan, Koperasi-Koperasi dan Kelompok usaha milenial, sehingga masyarakat akan mendapat nilai tambah ekonomis dari program ini, karena sokoguru perekonomian itu terletak pada pemberdayaan masyarakat” ujar H. Sugianto Sabran.
Gubernur menargetkan pada tahun 2022 sudah dilakukan panen perdana shrimp estate, dan akan mengundang Presiden Joko Widodo untuk peresmian sekaligus melakukan panen perdana. Dirinya berharap program shrimp estate Kalimantan Tengah akan didukung maksimal oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan serta kementerian terkait.
Sugianto Sabran optimis panen perdana tahun 2022 oleh Presiden RI Jiko Widodo akan menjadi starting point dan merupakan momentum strategis pembangunan shrimp estate tahap selanjutnya di Kalimantan Tengah terutama di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Kotawaringin Timur pada tahun 2023 dapat terbangun.
“Keberhasilan pembangunan shrimp estate ini tidak hanya agar Kalteng dapat bersaing di industri perikanan nasional, tetapi juga dapat berkontribusi dan bersaing untuk merebut pasar global, serta dapat berkontribusi memenuhi kebutuhan pangan IKN di Nusantara Kalimantan Timur”, tandas H. Sugianto Sabran.

