Faridawaty mengatakan pemenuhan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, keberadaan tenaga dengan kompetensi yang beragam dibutuhkan untuk menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa usulan pengembangan Puskesmas Tangkiling sebelumnya telah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan. Faridawaty berharap usulan tersebut dapat memperoleh perhatian dan ditindaklanjuti melalui sinergi Pemerintah Kota Palangka Raya dan pemerintah pusat.
“Usulan ini sudah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan. Kami meminta agar dapat dibantu untuk didorong realisasinya, sehingga kebutuhan Puskesmas Tangkiling ini dapat ditindaklanjuti dari Pemerintah Kota ke Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
Dalam reses tersebut, Faridawaty juga menerima aspirasi terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kesehatan di puskesmas. Ia menyebut TPP Puskesmas saat ini dibayarkan sebesar 63 persen dari nasional dan berharap persentase tersebut tidak mengalami penurunan.
Menurutnya, apabila memungkinkan, besaran TPP dapat ditingkatkan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan UGD selama 24 jam.
Faridawaty berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dalam reses tersebut dapat menjadi bahan tindak lanjut pemerintah, sehingga peningkatan fasilitas, sumber daya manusia, dan kesejahteraan tenaga kesehatan di Puskesmas Tangkiling dapat berjalan secara bertahap sesuai kebutuhan. *#TIM#* www.lintasberita1.com

