
Keenam, penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla di wilayah Prov. Kalteng tahun 2022, direncanakan dimulai Agustus 2022. Ketujuh, aktivasi posko penanganan darurat bencana Karhutla Kalteng sebagai tindak lanjut dari Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla. Terakhir, permohonan dukungan Water Bombing dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) ke BNPB.
“Dalam rangka mendukung upaya penanggulangan Karhutla di kabupaten/kota prioritas yang rawan Karhutla, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BPBD dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah telah mengaktifkan posko dan pos lapangan satgas pengendali Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah dengan Personil dari Masyarakat Peduli Api (MPA)/Relawan, sebanyak 19 Posko dan Pos Lapangan pada 8 kabupaten/kota dengan jumlah personil 114 orang setiap hari, mulai 21 Juli 2022 selama 90 hari”, tutur Edy.
Edy mengutarakan mengenai kesiapan anggaran, alokasi DBH-DR untuk Dalkarhutla Tahun 2022 sebesar Rp53 Miliar, yang digunakan untuk pencegahan, pemadaman, penanganan pasca karhutla, patroli, operasi pencegahan dan pemadaman oleh satgas melibatkan masyarakat peduli api dan belanja sarana prasarana. Pemprov Kalteng juga telah mencadangkan anggaran BTT sebesar Rp250 Miliar, yang salah satunya untuk penanganan darurat bencana karhutla jika terjadi.

