PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya melaksanakan pemotongan sapi qurban, pada hari minggu (02/08/2020). Dalam pembagian daging qurban tersebut, uniknya DLH tidak menggunakan plastik untuk membungkus, namun menggunakan tas kantong yang ramah lingkungan.

“Daging qurban yang disiapkan akan dibagikan kepada seluruh pegawai DLH dan petugas pengelolah sampah yang jumahnya ratusan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Ir. Achmad Zain, MP.

Zaini menjelaskan, penggunaan tas kantong yang ramah lingkungan tersebut sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 tahun 2020, di dalamnya meminta masyarakat untuk melakukan pemotongan hewan qurban tanpa sampah plastik, termasuk melaksanakan himbauan dari Bapak Walikota Palangka Raya juga, maka kami Dinas LH memberikan contoh dalam rangka mengurangi sampah plastik tersebut.

“Kita juga mensosialisakan dalam pelaksanakan Hari Raya Idul Adha tanpa sampah plastik, dan mengarahkan kepada masyarakat untuk melakukan pemotongan hewan qurban itu dengan sebaik-baiknya sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.

Himbauan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya kepada masyarakat agar tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah daging qurban mendapatkan respons yang baik.

Walhasil, berbagai panitia qurban terpantau sudah banyak menggunakan wadah ramah lingkungan sebagai pengganti kantong plastik. Ada yang menggunakan daun pisang , keranjang bambu, kantong yang ramah lingkungan dll. “DLH sendiri membungkus daging qurban menggunakan daun pisang dan tas kantong yang bisa digunakan berulang,” pungkasnya.

Tentu ini menjadi semangat yang bagus untuk kesadaran warga menjaga lingkungan dan beritikad mengurangi sampah plastik yang jumlahnya sangat dominan di Kota Palangka Raya. Sekalipun itikad ini belum menyelesaikan setumpuk masalah sampah plastik dan pengelolaannya, setidaknya ini menjadi angin segar wujud kepedulian kita semua akan sampah plastik.

Plt.Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Sekaligus Panitia Pelaksanaan Pembagian Daging qurban, Yusran menjelaskan kenapa kami tidak menggunakan kantong plastik, karena Kantong plastik (dan atau jenis plastik lainnya) sulit terurai di tanah karena rantai karbonnya yang panjang, sehingga sulit diurai oleh mikroorganisme. “Kantong plastik yang diklaim ramah lingkungan pun akan terurai lama dan tetap akan menjadi sampah serta mencemari lingkungan,” tutur Yusran. Www.lintasberita1.com, #PERDI#