“Kita masih menghadapi berbagai masalah diantaranya, masih tingginya disparitas status kesehatan masyarakat antar perdesaan dan perkotaan, antar daerah maju dengan daerah tertinggal/terpencil/perbatasan, antar kelompok masyarakat yang mampu dan yang miskin,” ungkap  Suyuti dihadapan pejabat Dinkes Kalteng dan para peserta Rakontek P2.

Suyuti juga menjelaskan terkait angka kesakitan dan kematian karena penyakit infeksi masih tinggi. Dilain pihak angka kesakitan penyakit degeneratif mulai meningkat, semua itu merupakan beban ganda dalam pembangunan bidang kesehatan.

“Banyak hal yang akan dibicarakan pada agenda dua hari ini tentunya sektor pembangunan kesehatan masyarakat, akses pelayanan, sarana dan tenaga medis dan hal lain yang berkaitan dengan kesehatan di Kalteng,” pungkas Suyuti.

Terpantau, saat kegiatan turut dihadiri oleh peserta Kabid dan Kasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Tengah.

Bahkan kegiatan di isi langsung oleh narasumber dari Kementrian Kesehatan RI juga berkesempatan hadir dalam Rakontek P2, yaitu Drg.Anthoni, MLM dan.Yusneri, SKM.MKM. www.lintasberita1.com, #PERDI#