Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (berlokasi di Provinsi Kalteng) melaksanakan pelatihan berhenti merokok (UBM) bagi tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan Primer Provinsi Kalimantan Tengah. Pelatihan berlangsung di Hotel Neo Palangka Raya, Selasa (24/10/2023).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, dalam sambutan pembukaan acara tersebut menyebutkan bahwa Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga dunia dalam jumlah perokok terbanyak, dan pertama di antara negara-negara ASEAN (4,8%), mengikuti Tiongkok (30%) dan India (11,2%).
Data Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2011 menunjukkan prevalensi merokok di Indonesia sebesar 36,1%, dengan 67,4% laki-laki dan 4,5% perempuan adalah perokok. Selain itu, rata-rata jumlah rokok yang dikonsumsi per hari pada tahun 2010 adalah 10 batang untuk pria dan 6 batang untuk wanita. “Menurut Laporan Global WHO tentang Penyakit Tidak Menular (NCDs) tahun 2010, terdapat proporsi kematian yang signifikan, sekitar 63%, disebabkan oleh penyakit tidak menular,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, Indonesia yang dikenal dengan jumlah penduduknya yang besar, memiliki potensi yang besar sebagai pasar bagi para pengusaha rokok karena kebebasan yang mereka miliki dalam beriklan, mempromosikan, dan mensponsori beragam kegiatan kemasyarakatan.

