Toyib menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan pelatihan JITU-PASNA adalah untuk mendapatkan dukungan yang lebih kuat baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Pelatihan ini bertujuan untuk memahami dan menerapkan penilaian kebutuhan pascabencana JITU-PASNA, dan membuat proposal segera untuk bantuan keuangan kepada BNPB, termasuk proposal kegiatan fisik dan proposal pemulihan sosial ekonomi pascabencana.

Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng, serta Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani dan pejabat lainnya di lingkungan BPBPK Prov. Kalteng, juga hadir dalam Bimtek tersebut. *#TIM#* www.lintasberita1.com