Peserta rapat yang hadir
BPBPK Prov. Kalteng Gelar Rapat Kesiapsiagaan Bencana pada Musim Pancaroba
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBPK Prov. Kalteng Ahmad Toyib menyampaikan apresiasi atas seluruh informasi yang disampaikan, terutama dari BMKG. “Informasi yang disampaikan oleh BMKG merupakan rujukan informasi yang kami sampaikan kepada BPBD Kab./Kota se-Kalteng. Berdasarkan informasi yang disampaikan dari BMKG tersebut untuk menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan sampai ke tingkat bawah,” ungkapnya.
”Saya mengimbau agar BPBD Kabupaten/Kota mengantisipasi setiap kejadian bencana yang terjadi di wilayahnya, tetap melaksanakan piket dan tetap solid menjalin sinergisitas. Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, BPBD Kabupaten/Kota dapat menetapkan status untuk mempermudah bersinergi. Apapun kondisi yang terjadi dapat kita hadapi bersama-sama, meminimalisir korban yang terjadi, sehingga proses pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan normal,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah harus meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar dinas instansi terkait, termasuk dengan BMKG (082154096727), Basarnas (08115202115), TNI, Polri dalam memberikan informasi dan edukasi terkait kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat serta koordinasi penanganan darurat bencana, dan apabila diperlukan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat menetapkan status keadaan darurat bencana dan membentuk Pos Komando Penanganan Darurat Bencana.

