Palangka Raya, lintasberita1.com – Menindaklanjuti arahan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) dan memperhatikan peringatan dini Cuaca dari BMKG yang dirilis pada tanggal 13 Januari 2023 bahwa tahun 2023 diperkirakan akan terjadi musim kemarau panjang. Hal ini diperkuat sudah adanya laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Prov. Kalteng. Menyikapi hal tersebut Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Prov. Kalteng mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kesiapsiagaan  menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2023, yang dilaksanakan di Aula Kantor BPBPK, Kamis (19/1/2023).

Dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BPBPK Prov. Kalteng Falery Tuwan menyampaikan, bahwa sebagai kesiapan menghadapi bencana Karhutla tahun 2023 ini, ada beberapa hal-hal penting yang harus diperhatikan, yakni pertama, peringatan dini dari BMKG dan juga adanya  kejadian karhutla secara faktual semakin meningkat pada awal tahun 2023 ini. Oleh karena itu seluruh BPBD Kabupaten/Kota diminta mengintensifkan kegiatan kesiapsiagaan menghadapi karhutla melalui patroli pencegahan, penyuluhan, sosialisasi, penyadartahuan, kampanye pada daerah rawan karhutla serta mengaktifkan pengawasan terhadap indikasi kejadian karhutla. Pengalaman kita selama ini bahwa upaya pencegahan melalui kegiatan patroli pencegahan merupakan salah satu upaya yang efektif dalam pengendalian karhutla.