Ia berharap dengan melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan, Pemerintah Daerah dapat berkontribusi terhadap tumbuhnya kesadaran nasional, kenegaraan, kohesi sosial yang berakar pada budaya, sejarah, dan cita-cita perjuangan masa lalu. Selain itu, partisipasi ini bertujuan untuk memupuk persatuan dalam menghadapi tantangan global saat ini dan menumbuhkan identitas nasional berdasarkan nilai-nilai budaya.

Sementara itu, Salampak, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), mengungkapkan bahwa UPR menampung 18.730 mahasiswa yang berasal dari setiap provinsi di Indonesia, menunjukkan betapa besarnya keberagaman yang ada di dalam institusi tersebut. Ia menekankan bahwa penanganan keberagaman ini secara efektif dapat mengubahnya menjadi aset berharga bagi UPR.

“Kami di Gurun Besar mempunyai harapan dan tanggung jawab untuk mendidik anak-anak kami menjadi pemimpin masa depan, apalagi mengingat bonus demografi Indonesia Emas pada tahun 2045, dan bonus ini kami berikan dengan kualitas untuk menjadi calon pemimpin yang berkarakter,” ujarnya.

Selain itu, turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Forkopimda, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalimantan Tengah, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Akademisi, Forum Kemitraan dan instansi terkait, serta mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com