Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Kegiatan Dialog Kebersamaan dalam Keberagaman bagi Generasi Muda yang mengangkat tema Bhinneka Tunggal Ika. Acara yang bertajuk “Huma Betang Goes to Campus” ini bertempat di Ballroom Lt. 6 Gedung Pusat Pengembangan dan Inovasi Sains dan Teknologi Gambut (PPIIG) Universitas Palangka Raya, Jumat (24/11/2023).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor 42 Tahun 2009 dan Nomor 40 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelestarian Kebudayaan, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Peningkatan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Budaya Daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat antusias untuk melaksanakan program nasional yang digagas Pemerintah Pusat dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah Katma F. Dirun menyatakan, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah belum pernah menyelenggarakan kegiatan Goes To Campus yang bertujuan untuk mempromosikan dan mengakrabkan masyarakat dengan budaya Huma Betang.

“Tahun 2024 ini kami akan mengunjungi setiap kampus perguruan tinggi yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, dan dari kampus tersebut kami akan menanamkan filosofi Huma Pitang kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Dengan mengutamakan ‘Belom Behadat’, dan mengutamakan kehidupan berdasarkan falsafah budaya Huma. ‘Belom Behadat’, katanya. Maka Kalimantan Tengah akan menjadi tanah Pancasila, tanah berkah.”

Foto Bersama (MMC)

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Nuryakin menegaskan bahwa Indonesia memiliki kebesaran, keluasan, dan keberagaman sebagai sebuah bangsa yang mencakup berbagai suku, budaya, dan agama. Bangsa Indonesia mempunyai pemahaman dan kesepakatan bersama mengenai isu-isu penting untuk menjamin keberlangsungan, kesatuan, dan keagungan bangsa yang luas dan luar biasa ini.

Ia mengatakan, sebagai bagian dari konsensus nasional, masyarakat Dayak memiliki pedoman budaya atau falsafah hidup yang disebut Huma Betang. Huma Betang dikenal luas sebagai “rumah besar” tempat banyak umat berbeda agama dan kepercayaan hidup bersama secara rukun, saling menghormati, damai, dan harmonis.

Diperjelas lebih lanjut bahwa Huma Betang telah berkembang menjadi representasi dan perwujudan kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah. Faktanya, Provinsi Kalimantan Tengah termasuk salah satu provinsi yang terkenal dengan alam harmonisnya, bahkan mendapat Penghargaan Harmoni dari pemerintah pusat.

Nuryakin menyatakan Pemprov Kalteng sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, khususnya bagi Generasi Muda. Hal ini dikarenakan Indonesia diperkirakan akan mengalami Bonus Demografi pada tahun 2045, dimana Generasi Muda saat ini akan memasuki Usia Produktif atau menjadi penerus pembangunan Bangsa Indonesia di masa depan.

Ia berharap dengan melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan, Pemerintah Daerah dapat berkontribusi terhadap tumbuhnya kesadaran nasional, kenegaraan, kohesi sosial yang berakar pada budaya, sejarah, dan cita-cita perjuangan masa lalu. Selain itu, partisipasi ini bertujuan untuk memupuk persatuan dalam menghadapi tantangan global saat ini dan menumbuhkan identitas nasional berdasarkan nilai-nilai budaya.

Sementara itu, Salampak, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), mengungkapkan bahwa UPR menampung 18.730 mahasiswa yang berasal dari setiap provinsi di Indonesia, menunjukkan betapa besarnya keberagaman yang ada di dalam institusi tersebut. Ia menekankan bahwa penanganan keberagaman ini secara efektif dapat mengubahnya menjadi aset berharga bagi UPR.

“Kami di Gurun Besar mempunyai harapan dan tanggung jawab untuk mendidik anak-anak kami menjadi pemimpin masa depan, apalagi mengingat bonus demografi Indonesia Emas pada tahun 2045, dan bonus ini kami berikan dengan kualitas untuk menjadi calon pemimpin yang berkarakter,” ujarnya.

Selain itu, turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Forkopimda, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalimantan Tengah, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Akademisi, Forum Kemitraan dan instansi terkait, serta mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com