PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani) yang diluncurkan Kementerian Pertanian dinilai menjadi salah satu momentum kebangkitan petani Indonesia, khususnya petani di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Karena, menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng Ir. Hj. Sunarti, MM, kostra tani tersebut akan mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran BPP, sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Jadi, selaras keinginan Menteri Pertanian, Sunarti mengatakan, pembabgunan pertanian saat ini adalah untuk menghidupkan kembali BPP di tingkat kecamatan yang menjadi ujung tombak pembangunan pertanian. BPP yang dulunya sudah tidak aktif, akan diaktifkan kembali.

“Untuk Kalimantan Tengah kita mendapatkan 7 (Tujuh) kostra tani di tingkat Kabupaten, dengan 67 BPP yang mendapat bantuan program kostra tani,” ungkapnya.

Namun, Ia tetap berkeinginan agar naanti 14 Kabupaten dan 138 Kecamatan yang ada di Provinsi Kalteng, bisa mendapatkan program kostra tani. Apa lagi program tersebut sangat bagus sekali, BPP akan dilengkapi dengan IT yang canggih, seperti video dron, komputer, camera digital, dan lain sebagainya, untuk mendukung kemajuan pembangunan pertanian di Provinsi Kalteng.