PALANGKA RAYA, Lintasberita1.com – Dalam kurun waktu tiga minggu terakhir, angka kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Meski demikian, masyarakat diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Penurunan kasus tersebut terlihat berdasarkan rilis data dari Tim Satgas Covid-19 kota Palangka Raya. Terhitung sejak 10 September hingga 30 September, untuk kasus konfirmasi positif Covid-19 hanya ada penambahan 274 kasus. Sedangkan untuk kesembuhan mencapai 1.219 kasus.

Untuk pasien dalam perawatan, dalam periode waktu tersebut menurun jauh. Pada 10 September setidaknya ada 496 orang yang dalam perawatan, namun di penghujung September hanya ada 150 orang.

Melihat kasus yang semakin menurun dan rendahnya tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Ratio/BOR) tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya akhirnya memutuskan untuk menghentikan kegiatan operasional di Rumah Sakit Perluasan (RSP) Covid-19 di Hotel Batu Suli. Fasilitas tersebut pada awalnya didirikan untuk menyikapi peningkatan kasus Covid-19 yang sangat signifikan beberapa waktu lalu.

“Benar jika RSP Batu Suli kita tutup saat ini. Karena ada penurunan kasus dan pasien dalam perawatan. Kita harus perhatikan dampak lainnya. Agar tak terjadi kesimpangsiuran atau pun persepsi negatif kenapa RSP masih buka, padahal pasien tidak ada. Jadi kita tutup saja,” kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Jumat (1/10/2021).