Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga menyampaikan arahan kepada seluruh Gubernur di Indonesia untuk dapat memperbaiki perekonomian yang saat ini terganggu akibat dampak kasus Covid-19. “Mengembalikan kegiatan ekonomi tanpa harus menimbulkan makin memburuknya penyebaran Covid-19. Untuk pengendalian Covid-19, kami harapkan adanya sosialisasi massive mengenai protokol kesehatan dan juga melakukan pengawasan di lapangan secara massive. Hal ini memerlukan peningkatan”, ungkap Wakil Presiden Indonesia tersebut.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga mengharapkan supaya Pemerintah Provinsi dapat membantu Pemerintah Pusat dalam mengawal, mengawasi, dan menyelesaikan hambatan-hambatan yang muncul dalam pelaksanaan dan implementasi program pemulihan ekonomi. Selain itu juga, diharapkan kepada Pemerintah Daerah dapat memanfaatkan dana-dana, seperti pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) Daerah dan Dana Insentif Daerah (DID), untuk pemulihan sektor-sektor yang terdampak. Misalnya bidang perdagangan, pariwisata, hotel, dan restoran.
Di penghujung rapat terbatas tersebut Presiden Joko Widodo juga menyampaikan kepada seluruh Kepala Daerah masing-masing provinsi untuk mengecek dan mendata peralatan kesehatan yang dibutuhkan untuk menghadapi kasus Covid-19 saat ini. “Saya minta sekali lagi untuk provinsi-provinsi yang masih kekurangan peralatan kesehatan seperti ventilator, masker, APD ataupun yang lainnya, silakan untuk mengajukan ke pusat agar bisa ditangani secepatnya”, pungkas Presiden Joko Widodo.

