Presiden Republik Indonesia tersebut menyebutkan bahwa berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia per 31 Agustus 2020 menunjukkan tingkat kesembuhan dari kasus Covid-19 juga makin meningkat. “Data yang saya terima 31 Agustus kemarin, jumlah kasus positif di negara kita 175.000 dari 2,23 juta test yang telah kita lakukan. Dari dulu kita ingat di bulan April yaitu 15%, kemudian sekarang di bulan Agustus yaitu 72,1%.

Jadi ada pergerakan yang lebih baik, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia yang 69%. Sehingga jumlah kasus aktif atau masih dalam perawatan juga menurun”, ungkap Presiden Joko Widodo lebih rinci.
Kendati demikian, Presiden Joko Widodo tetap mengingatkan seluruh Pimpinan Daerah di masing-masing provinsi untuk mewaspadai akan kasus angka kematian akibat Covid-19 yang masih terbilang tinggi.

“Tetapi untuk kasus meninggal, ini hati-hati, untuk Case Fatality Rate (tingkat kematian dalam persen) di Indonesia meskipun mengalami penurunan, dari 7,83 di bulan April menjadi 4,2 di bulan ini (Agustus). Kita masih punya ‘PR’ besar untuk menurunkan lagi karena angka Fatality Rate di negara kita masih lebih tinggi dibandingkan dengan Fatality Rate global yang berada di angka 3,36%. Ini pekerjaan besar kita. Sekali lagi kita harus waspadai betul sehingga kita tidak kehilangan kendali dalam penanganan penyebaran Covid,” tegas Presiden Joko Widodo.