“Kami ingin memastikan bahwa peserta didik tetap mendapatkan haknya dalam pendidikan, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan selama Ramadan. Silaturahmi selama libur Idulfitri juga menjadi bagian penting dari pendidikan karakter, karena mengajarkan nilai persaudaraan dan toleransi, kata Reza Prabowo di ruang kerjanya, pada Jumat 7 Maret 2024.

Sebelumnya, Disdik Kalteng telah menetapkan jadwal libur khusus puasa pada akhir Februari dan awal Maret 2025, dengan penyesuaian jam pelajaran selama Ramadan menjadi 35 menit per sesi. Selain itu, aktivitas fisik berlebihan di sekolah akan dihentikan sementara guna menjaga kebugaran siswa selama menjalankan ibadah puasa.

Dengan adanya perubahan jadwal ini, Pemprov Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan Wagub H. Edy Pratowo melalui Disdik Kalteng berharap seluruh peserta didik tetap dapat menjaga keseimbangan antara pendidikan dan ibadah, serta memanfaatkan momentum Ramadan dan Idulfitri untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Reza Prabowo juga menekankan bahwa generasi muda Kalimantan Tengah adalah aset berharga bagi daerah dan bangsa. Mereka harus tumbuh menjadi pribadi yang maju, setara, serta memiliki pemahaman yang efektif dan efisien dalam belajar dan beribadah. Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun karakter berlandaskan kearifan lokal dan nilai Belom Bahadat.