“Kami ingin memastikan bahwa seluruh anak muda Kalteng punya kesempatan dan fasilitas yang memadai untuk berkembang, bertanding, dan mengukir prestasi,” tutur Edy.

Sementara itu, Plt. Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo menyatakan bahwa perhatian terhadap olahraga tidak bisa dipisahkan dari pembangunan karakter generasi muda. Ia menyebut olahraga sebagai media penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kearifan lokal, dan semangat persatuan.

“Generasi muda Kalimantan Tengah adalah aset berharga. Mereka harus tumbuh sebagai tuan di daerahnya sendiri—berdaya saing, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi falsafah lokal seperti belom bahadat dan semangat huma betang,” ujar Reza.

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara sektor pendidikan dan olahraga merupakan kunci dalam membentuk generasi unggul yang utuh secara intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

“Kami ingin anak-anak Kalteng tumbuh dalam semangat Indonesia Raya, toleran, religius, dan penuh kasih. Karena membangun SDM unggul tak cukup hanya dengan teori, tapi juga lewat praktik dan keteladanan,” tambahnya.

Kunjungan kerja ini menjadi simbol kuat dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi dan daerah dalam membangun Kalimantan Tengah yang maju, inklusif, dan kompetitif. Infrastruktur yang baik, sumber daya manusia yang unggul, serta semangat kolektif membangun daerah diyakini menjadi modal penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.