PALANGKA RAYA, Lintasberita1.com, – Pemerataan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu prioritas Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran. Salah satunya ialah dengan bedah rumah sebanyak 14.249 unit untuk masyarakat.
Sebagai Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran terus melakukan sejumlah inovasi dan terobosan dalam upaya pemerataan pembangunan. Baik dari segi Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan serta program peningkatan kesejahteraan rakyat dan perekonomian dalam artian luas, termasuk dalam penyediaan rumah layak huni di Kalteng.
Meski keterbatasan anggaran Pemprov Kalteng tidak menyurutkan semangat pemerataan pembangunan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Tanah Berkah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng ini terus melakukan langkah strategis serta melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat dalam upaya mendukung dari sisi anggaran untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya merupakan penyediaan rumah yang layak huni dalam rangka untuk memastikan masyarakat Kalteng dapat menikmati kehidupan yang layak. Seperti yang disampaikan dalam pres rilisnya, Jumat (1/10/2021).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah- Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), persentase Rumah Layak Huni di Provinsi Kalimantan Tengah cenderung meningkat sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2021. Peningkatan tersebut yakni meningkat 42,17% pada tahun 2017, 43,79 % pada tahun 2018, 47,90% pada tahun 2019.
Peningkatan juga terjadi sebesar 51,97% pada tahun 2020. Angka ini akan terus meningkat mengingat perhatian Gubernur Sugianto Sabran dalam hal peningkatan dan pemerataan pembangunan di Kalimantan Tengah terus dilakukan.

Untuk tahun 2021, meski ditengah kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir, Pemprov Kalteng tetap akan membangun 750 Unit Rumah dengan anggaran Rp.15.000.000.000,- untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Adapun 750 unit rumah ini tersebar di 10 Kabupaten dan 1 Kota.
Gubernur Sugianto Sabran terus mengingatkan, bahwa program bedah rumah harus tepat sasaran dan tepat manfaat. Perbaikan rumah menjadi rumah layak huni yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di seluruh wilayah Kalteng.
Selain itu, perhatian Gubernur juga fokus untuk memperhatikan veteran pejuang dan janda pejuang yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni.
“Veteran pejuang telah mengorbankan harta bahkan nyawa, inilah kewajiban kita sebagai penerus memberikan apresiasi kepada mereka dengan memberikan kehidupan yang layak” pungkas Sugianto.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksankan kegiatan Bedah Rumah berupa rehab rumah bagi veteran dan janda pejuang, dengan total hibah sebanyak 70 unit rumah. Rinciannya yakni penerima hibah bagi Veteran sebanyak 56 orang dan Janda Pejuang sebanyak 14 orang dengan total anggaran sebesar Rp. 1.669.500.000,-.
Peningkatan presentase Rumah Layak Huni di Provinsi Kalimantan Tengah dari tahun ke tahun juga terus ditingkatkan. Baik dengan upaya mandiri Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota melalui APBD dan DAK. Termasuk juga dengan upaya koordinasi dan sinkronisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan pemerintah pusat melalui kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Upaya ini juga didukung oleh pihak pengembang melalui DPD REI Provinsi Kalimantan Tengah yang telah membangun rumah sebanyak 7.596 Unit. (tim)

