Kemudian, menanggapi kondisi pembelajaran pada sekolah-sekolah di tengah pandemi, Dinas Pendidikan Prov. Kalteng terdapat UPT Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (UPT BTIKP) yang dipimpin pejabat setingkat eselon 3, yang dalam masa pandemi ini berperan dalam menjembatani proses belajar mengajar dengan Video Based Learning (VBL) melalui peluncuran GEMAR (Gerakan Mengajar Daring), KIBAR (Kita Berbagi Daring) sampai dengan peluncuran SI-BAJAKAH (Sistem Belajar Jarak Jauh Kalimantan Tengah Berkah).
Edy juga menjelaskan bahwa Pemprov. Kalteng senantiasa mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk selalu melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar warga miskin di Prov. Kalteng mendapat peluang untuk mendapatkan bantuan perlindungan sosial PKH maupun BPNT dari Pemerintah Pusat untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, Pemprov. Kalteng telah berupaya menjadikan komponen PAD sebagai sumber dana yang terus ditingkatkan penerimaannya guna lebih memantapkan pelaksanaan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggungjawab serta menciptakan kemandirian daerah dalam pembiayaannya. Oleh karena itu pemerintah daerah selalu dan terus meningkatkan hasil PAD setiap tahunnya dalam rangka mendukung sektor belanja APBD untuk memenuhi berbagai kebutuhan pemerintah dan masyarakat di Prov. Kalteng.

