Dari permasalahan diatas, tindak lanjut dari permasalahan di Kecamatan Dadahup (A5). Pertama, mapping spasial lahan seluas 1.000 Ha dan identifikasi permasalahan air di Blok A5. Kedua, perubahan lokasi yang belum terolah seluas 242 Ha di Blok A5 ke lokasi Blok A1 seluas 142 Ha dan Blok A2 seluas 100 Ha sehingga percepatan tanam padi yang akan dilaksanakan di Blok A5 menjadi 673 Ha.

Ketiga, melaksanakan pengolahan lahan dan tanam secara bertahap dan disesuaikan dengan waktu panen yang masih berlangsung. Keempat, menyiapkan benih dan pupuk serta alat tanam (drum seeder dan drone).

Kelima, melaksanakan gerakan tanam pada hari selasa 4 Mei 2021. Terakhir, melakukan pendampingan/detasering secara intensif dengan menyiapkan rencana teknis secara komprehensif.

Kembali disampaikan oleh Momon Rusmono terkait progres terkini pertanaman di Kecamatan Dadahup per 30 April 2021. Target penyelesaian tanam yakni 2.000 Ha, dengan realisasi tanam sudah 1.095 Ha dan realisasi panen sekitar 586,50 Ha. Saat ini sedang diintensifkan upaya percepatan tanam di Desa Bentuk Jaya (A5) Kecamatan Dadahup.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri menyampaikan kinerja Kementerian Pertanian dan Balai sudah sangat luar biasa mensukseskan Food Estate di Kalteng.

“Pekerjaan kita sudah 96 persen, tapi karena Dadahupnya ada sedikit kendala, sehingga ada yang memandang jamak semuanya ada masalah. Tidak memandang capaian kinerja kita yang sudah 96 persen. Saya melihat kinerja dari teman-teman di Kementerian Pertanian dan juga dari Balai sudah sangat luar biasa”, ucap Fahrizal Fitri.