“Capaian MCP Kalteng tahun 2021 sebesar 92,92%. Tahun 2022 ini pemenuhan data dukung terhadap delapan area intervensi tersebut harus kita tindak lanjuti karena sudah masuk Triwulan IV,” tuturnya.
Ia berharap melalui forum ini, Kepala Perangkat Daerah terkait agar segera mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan segera mengambil langkah strategis dalam percepatan peningkatan kinerja MCP di masing-masing instansinya.
“Diharapkan juga indikator-indikator yang belum terpenuhi atau kurang datanya sampai saat ini agar segera dilengkapi dengan semestinya,” katanya.
Sementara itu, anggota Dewan Pengawas KPK RI Albertina Ho mengutarakan maksud dan tujuan kunjungan ke Pemprov. Kalteng ini adalah untuk melihat dan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan tugas koordinasi dan supervisi pencegahan (korsupgah) di Kalteng.
“Dewan Pengawas KPK RI memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap tugas KPK dan mengevaluasi kinerja pimpinan dan pegawai KPK. Kami sangat berharap kepada yang hadir di sini bisa menjelaskan kepada kami mengenai kegiatan korsupgah di Kalteng ini,” pungkasnya.
Albertina juga meminta saran dan masukan agar bisa dijadikan perbaikan kegiatan korsupgah di masa yang akan datang.


