“Termasuk perkembangan baik dalam kerja sama perdagangan dan investasi yang meningkat dari tahun sebelumnya,” lanjut mantan Menko PMK itu.
Untuk terus mendorong tren yang positif tersebut, Puan menilai perlu ada penyelenggaraan kembali berbagai forum kerja sama yang tertunda karena pandemi. Baik di tingkat parlemen maupun kementerian-kementerian teknis.
“Saya juga mendorong kerja sama kedua negara dalam rangka revitalisasi pariwisata? yang menjadi salah satu sumber devisa utama kedua negara. Saya berharap Indonesia dan Thailand dapat berbagi pengalaman kebijakan pro-pariwisata,” tutur Puan.
Lebih lanjut, DPR RI disebut mengapresiasi persetujuan Majelis Nasional Thailand untuk MoU Pembentukan Kelompok Persahabatan Antar Parlemen Indonesia-Thailand. Puan mengatakan DPR kini tengah melakukan kajian dan finalisasi draf MoU itu.
“Semoga dapat segera kita tandatangani dalam waktu dekat,” sebutnya.
Selain dengan Thailand, Puan juga melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Kuwait National Assembly, Marzouq Ali Al Ghanim. Pertemuan ini juga membahas soal kondisi pandemi Covid-19 di negara masing-masing.
“Indonesia dan Kuwait menjadi negara dengan tingkat vaksinasi tinggi seiring penurunan kasus Covid-19,” kata Puan.
Cucu proklamator RI Bung Karno itu juga berbicara mengenai komitmen kuat Indonesia dan Kuwait dalam pemberdayaan perempuan. Terutama, kata Puan, di sektor politik.

