Puan kemudian mengingatkan Pemuda Muhammadiyah untuk mengikuti teladan para pendahalunya yang mampu menggalang kekuatan nasional bangsa saat berjuang dan merebut kemerdekaan Indonesia. Bentuk perjuangan tersebut dinilai dibutuhkan dalam upaya memerangi virus Corona.
“Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan kekuataan nasional bangsa, Pemuda Muhammadiyah harus mengimplementasikan kembali perjuangan para tokoh pendiri Muhammadiyah terdahulu, dalam menghadapi pandemi Covid ini,” ucap Puan.
“Hanya dengan persatuan nasional dan kekuatan gotong royong, bangsa Indonesia dapat mengusir penjajahan kolonial asing di masa lalu. Dan saya percaya, bahwa hanya persatuan nasional dan gotong royong itu pula-lah, bangsa Indonesia dapat menyelesaikan Covid-19,” sambung cucu Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno itu.
Puan lantas mengingat perjuangan sang kakek saat memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ia mengatakan, keberhasilan Bung Karno tidak terlepas dari perjuangan banyak elemen bangsa, termasuk dari kader-kader Muhammadiyah.
“Bung Karno adalah kader Muhammadiyah dan banyak kader-kader Muhammadiyah lainnya yang telah ikut berjuang merebut dan mendirikan kemerdekaan bangsa Indonesia seperti KH Ahmad Dahlan, Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, Jenderal Soedirman dan lain-lain,” kata Puan.

