Kabalai mengungkapkan, kerusakan kurang lebih 50 meter, dan apabila diperbaiki kurang lebih 200 sampai 300 juta rupiah.
Ditanya siapa yang disalahkan akibat ambruknya bangunan drainase tersebut, Kabalai menjawab ini murni karena alam. Kita tidak bisa memprediksinya, bahkan jembatan pun bisa hancur meski hanya dengan air saja.
“Semoga kontraktor bisa segera memperbaiki bangunan seperti sebelumnya. Apabila tidak diperbaiki, kontaktor sudah tau apa akibatnya,” pungkas Kabalai Dwi. www.lintasberita1.com, #PERDI#
Halaman

