PALANGKA RAYA, Lintasberita1 – Drainase di kawasan Pasar Kahayan Kota Palangka Raya yang baru selesai dikerjakan kurang lebih 2 bulan, ambruk.

Proyek rehabilitasi drainase tersebut dikerjakan oleh PT. Karya Nusa Mandiri, dengan nilai anggaran sebesar Rp. 17.463.440.000.

Berdasarkan informasi yang di himpun, penyebab ambruknya bangunan drainase tersebut adalah akibat curah hujan yang tinggi, sehingga arus air deras sekali dan mengakibatkan dibawah dinding beton penahan tanah tergerus air, dan longsor.

 

“Berdasarkan keterangan warga sekitar, ambruknya drainase terjadi saat malam Sabtu, dan saat itu curah hujan sangat tinggi,” tutur Lurah Palangka Raya, Elia Agustina yang datang meninjau lokasi setelah mendapat informasi dari masyarakat, Senin (08/02/2021) sekitar pukul 10.40 WIB.

Saat di konfirmasi, Kabalai Wilayah Sungai Kalimantan IV Ir. Dwi Cahyo Handono Setyawan di dampingi Kasatker Barani, mengamini dugaan masyarakat tersebut, bahwa banjir lah penyebab utama ambruknya bangunan drainase yang belum seumur jagung.

“Pekerjaan sudah sesuai spek, dan hasilnya bagus. Namun, karena curah hujan yang tinggi kemarin, rupanya menghancurkan bangunan yang telah selesai dikerjakan oleh kontraktor,” jelas Kabalai Dwi, Senin (08/02/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

“Kami sudah meminta kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut, karena memang saat ini proyek rahabilitasi drainase masih dalam masa pemeliharaan dan belum ada diserahterimakan,” lanjutnya.