Disektor Pariwisata antara lain pertama, Obyek Wisata Unggulan Kalteng yaitu Taman Nasional Tanjung Putting sudah mulai dibuka per tanggal 9 Februari 2021, demikian juga Taman Nasional Sebangau baru saja dibuka per tanggal 9 Juni 2021 dan untuk Perhotelan sudah 80 persen terisi tamu dan pengunjung ke Kalteng, demikian juga wisata kuliner, ekonomi kreatif dan tempat hiburan perlahan-lahan mulai bangkit kembali. Kedua, Pengawasan dan Sosialisasi Sertifikasi Penerapan CHSE Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) di seluruh obyek wisata. Terakhir, Pemantauan dan Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru pada obyek wisata. Adapun 13 Kabupaten dan 1 Kota yang sudah zona hijau dan oranye dapat membuka tempat wisata dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Adapun kunjungan Wisatawan ke Kalteng Tahun 2019 sampai dengan bulan Mei 2021yaitu kunjungan Wisatawan mancanegara Tahun 2019 sebanyak 66.436, Tahun 2020 sebanyak 2.365 dan Tahun 2021 sampai dengan bulan Mei sebanyak 130 orang. Kunjungan Wisatawan Nusantara Tahun 2019 sebanyak 700.195, Tahun 2020 sebanyak 783.100 dan Tahun 2021 sampai dengan bulan Mei sebanyak 300.025 orang.

Plt. Sekretaris Daerah mengurakan bahwa Pemprov. Kalteng bersama dengan Bank Indonesia Perwakilan Kalteng terus berupaya mendukung UMKM agar tidak saja bertahan tapi juga bangkit menjadi lebih kuat dan berinovasi untuk menggeliatkan kembali bisnis UMKM dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan ekonomi kreatif. Salah satunya mempromosikan produk lokal juga destinasi wisata bersama dengan pelaku UMKM disekitarnya.