“Jumlah UMKM ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan semenjak munculnya wabah pandemi Covid-19, yang jumlah semula per Desember Tahun 2019 berjumlah 40.568 UMKM”, imbuhnya.
H. Nuryakin mengatakan hal ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi dan penerapan protokol kesehatan yang selama ini dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah, sinergi dan dukungan dari stakeholder Daerah, mampu menopang kinerja UMKM di tengah terpaan krisis dan memberikan kepastian dalam berusaha. H. Nuryakin juga menyampaikan bahwa sektor UMKM merupakan usaha yang sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat di Kateng ditengah pandemi Covid-19. Sebaran pelaku UMKM juga berada di tempat wisata yang ada di Kalteng, keterkaitan ini tidak mungkin terpisahkan bahwa keberadaan UMKM merupakan faktor pendukung untuk kemajuan Wilayah wisata dan sekitarnya.
Lebih lanjut H. Nuryakin menyampaikan Prov. Kalteng dalam pembangunan Bidang Kebudayaan antara lain dengan Pemugaran (Revitalisasi) Cagar Budaya 3 Betang diantaranya Betang Tumbang Malahoi di Kabupaten Gunung Mas dengan nilai 1 Milyar rupiah, Betang Tumbang Kurik di Kabupaten Gunung Mas dengan nilai 1 Milyar Rupiah dan Betang Tumbang Gagu di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan nilai 1,5 Milyar Rupiah.
Pada Tahun 2021 berbagai Event Kebudayaan Gelar Seni Budaya Kalteng yang rutin dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di Taman Budaya, Event Pameran, dialog dan lomba edukatif di Museum Balanga. Sebagai informasi, jumlah kunjungan ke Taman Budaya Kalteng Tahun 2019 sebanyak 2.832 pengunjung, Tahun 2020 sebanyak 10.734 pengunjung dan Tahun 2021 sampai dengan Mei 2021 sebanyak 700 pengunjung. Jumlah Kunjungan ke Museum Balanga Kalteng Tahun 2019 sebanyak 5.988 pengunjung, Tahun 2020 sebanyak 2.365 pengunjung dan Tahun 2021 sampai dengan Mei 2021 sebanyak 241 pengunjung.

