Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas antarpeserta.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Festival Budaya Isen Mulang tidak hanya bertujuan memeriahkan perayaan budaya daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai budaya, kebersamaan, serta semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Tengah dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Festival Budaya Isen Mulang juga menjadi wadah strategis dalam mempromosikan kekayaan seni, budaya, dan olahraga tradisional daerah kepada masyarakat luas,” ujar Rendy.
Tim Sepak Sawut Dinas TPHP Provinsi Kalteng yang beranggotakan enam pemain inti dan tiga pemain cadangan tampil dengan penuh semangat mengenakan seragam berwarna biru muda, lengkap dengan perlindungan kaki yang diolesi pasta gigi untuk mengurangi panas dari bola api.
Antusiasme tim terlihat sepanjang pertandingan yang berlangsung meriah dan disaksikan masyarakat. Meski perjuangan tim hanya sampai babak penyisihan kedua, semangat juang dan kekompakan para pemain dalam menggiring bola api menuju gawang lawan patut diapresiasi.

