Pada kesempatan yang sama, Rektor IPB Arif Satria dalam sambutannya mengatakan Kesepakatan Bersama ini merupakan momen yang sangat penting sekali bagaimana kita memberikan kontribusi untuk kedaulatan pangan di Indonesia. Ada 207jt ton gandum yang tertahan di Ukraina dan Rusia. Dengan adanya 207jt ton gandum tertahan di dua Negara tersebut memang ancaman terhadap krisis pangan ini secara global sudah didepan mata. Belum lagi ada 22 Negara yang saat ini juga menahan stok pangannya untuk tidak diperdagangkan secara Internasional.

“Kita bisa mengambil hikmah dari kenyataan ini bahwa inilah saatnya momentum bagi kita untuk semakin berdaulat dan mandiri pangan, supaya tidak tergantung lagi pada pangan-pangan yang berasal dari Luar Negeri. Oleh karena itu intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi itu semua harus berjalan beriringan dan semuanya harus dilakukan dengan baik dan semua tidak bisa sendiri. Terimakasih Pemprov. Kalteng telah menggandeng IPB untuk sama-sama menyelesaikan masalah di Kalteng,” tandas Arif.

Setelah penandatangan MoU dilanjutkan dengan pelantikan dan pengesahan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Arif Satria selaku Ketua Umum ICMI Pusat melantik Majelis Pengurus Wilayah ICMI Kalteng periode 2022-2027.