
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalteng Amrullah berharap, dengan adanya kerja sama ini maka upaya Tim TPID untuk menanggulangi inflasi yang sekarang masih bergejolak khususnya yang disumbang oleh beras, pelan tapi pasti bisa bergeser, sehingga harapannya bulan berikutnya tidak inflasi tapi deflasi dengan adanya penurunan harga beras.
“Namun Bulog concern terkait dengan penurunan harga beras Pera (siam) karena kita lihat bahwa penyumbang angka inflasi ini pada beras ini adalah beras-beras yang sifatnya khusus. Jadi kita berusaha menyiapkan beras, misalnya pulen. Kami juga akan mendatangkan beras-beras yang Pera sehingga nanti bisa membantu menurunkan harga di pasaran. Untuk stok secara umum di Kalteng aman sampai tiga bulan kedepan, terkait dengan beras Pera ini kita sudah mendatangkan dari Banjarmasin dan Jawa. Artinya kita berharap stoknya cukup dan tersedia untuk operasi kita menurunkan harga beras,” pungkas Amrullah.
Selanjutnya mewakili Pemprov Kalteng, PKS diparaf oleh Sahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko yang nantinya akan di tandatangani oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Nuryakin selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Prov. Kalteng.

