Terakhir, untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan yang ada di Prov. Kalteng dalam upaya mendukung Kalimantan Tengah dan ketahanan pangan nasional. Kalteng juga telah memulai pembangunan areal budidaya udang vaname di Kabupaten Sukamara. Selain tambak udang baname Kabupaten Sukamara, kami gencar mengembangkan program integrasi alternatif minyak daging sapi sebagai daerah baru pengembangan daging sapi di wilayah Kalimantan Tengah.

“Terobosan-terobosan dan inovasi harus terus dilakukan, hal ini juga mengingat dimasa pandemi COVID-19 dana transfer dari pusat ke daerah cenderung terjadi pengurangan, sehingga Pendapatan Asli Daerah menjadi satu-satunya sumber pembiayaan pembangunan yang diandalkan sebagai penopang pembiayaan pembangunan prioritas, diantaranya bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sektor strategis lainnya”, ucap Gubernur.
FGD tersebut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Gubernur. Kalteng H. Nuryakin, Kantor Ahli Gubernur, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Dinas/Lembaga/Biro dan Bagian Kanwil di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, para ilmuwan/ahli dari UGM Haidar Alvi dan Santravan P. Exposition dan para pakar/cendekiawan dan spesialis di wilayah Kalimantan Tengah. Pakar dari UGM Yogyakarta hadir secara virtual.

