Palangka Raya – lintasberita1.com – H. Nuryakin Sekda Provinsi Kalteng menghadiri Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di kabupaten/kota se-Kalteng bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dari Indonesia , dan acara berlangsung di Pendopo Jayang Tingang di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah pada Kamis (16/3/2023).

H. Nuryakin mengatakan, untuk mencapai tujuan Tim Percepatan Penanggulangan Stunting, akan dibidik indikator-indikator yang terkait dengan lima program prioritas di bawah ini. Program-program tersebut antara lain mengumpulkan data dari keluarga yang berisiko stunting, memberikan bantuan pengawasan kepada keluarga yang membutuhkan, menyediakan Tim Bantuan Keluarga untuk membantu mereka yang terkena dampak stunting, melakukan audit kasus stunting, dan memberikan Mini-Workshop dengan topik seperti kesiapan elektronik untuk menikah dan hamil.

“Keluarga yang berisiko stunting terdata dari 117.091 keluarga sasaran, yang mempunyai ibu hamil, baduta dan balita terdapat 59.669 keluarga, dari sini terdeteksi 22.639 keluarga yang mempunyai jamban tidak layak dan 23.028 keluarga yang memiliki akses air minum utama tidak layak. Sedangkan, jumlah keluarga sasaran berisiko stunting memperoleh pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga di Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 78.943 (67,4 persen),” ucap Nuryakin.