Palangka Raya, lintasberita1.com – Peletakan batu pertama pembangunan/renovasi Bundaran Besar Palangka Raya yang dilakukan oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Sabtu (17/9/2022).
Turut hadir Forkopimda, Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, mantan Wakil Gubernur Kalteng H. Habib Ismail bin Yahya, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin, Ketua DWP Prov. Kalteng Hj. Anitha Nuryakin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng Leonard S Ampung, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B Aden, dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Provinsi Kalteng. Hadir pula Bupati Barito Utara H. Nadalsyah, Pj. Bupati Barito Selatan Lisda Arriyana, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu dan undangan lainnya.
Gubernur mengatakan bahwa kawasan Bundaran Besar adalah kawasan embrio Kota Palangka Raya, karena kawasan ini dirancang dengan konsep simetri, dimana poros Bundaran Besar Pancasila dengan monumen peletakan batu pertama pembangunan Kota Palangka Raya yang merupakan cermin kawasan sejarah berdirinya Kota Palangka Raya.

Dengan konsep tersebut, sambungnya, arsitektur kota yang dihasilkan berkonsep sumbu dan bangunan sudut. Salah satu kompleks yang berkonsep sumbu adalah kompleks Istana Gubernur Kalteng, yakni Istana Isen Mulang.

