“Target yang telah kami capai di tahun 2021 tentu akan semakin meningkat. Harapan kami pada Tahun 2022 yaitu target cakupan kepesertaan bisa menjadi 244,9 juta jiwa dengan indeks kepuasan di atas 80%”, katanya.
Lebih lanjut disampaikan, untuk kolektibilitas iuran pada tahun 2022 di targetkan tercapai penerimaan iuran sebesar 152,27 T, sedangkan dari sisi peningkatan akses pelayanan kesehatan target jumlah faskes bisa 23.608 FKTP dan lebih dari 3000 untuk RS atau FRTL.
“Kami menyadari bahwa program JKN KIS telah mencapai ekosistem yang besar melibatkan berbagai pihak sehingga upaya optimalisasi penyelenggaraan program JKN selain kami lakukan sendiri sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai penyelenggara program JKN, perlu juga tentunya dilakukan kolaborasi, sinergi dan dukungan dari seluruh stakeholder baik di tingkat Kementerian/Lembaga/Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota”, pungkasnya.
Sementara itu, Wagub Kalteng H. Edy Pratowo saat ditemui MMC, usai mengikuti acara mengatakan akan mengevaluasi sejauh mana kontribusi BPJS di Kalteng dalam mengimplementasikan program JKN yang tertuang di Impres nomor 1 Tahun 2022 tersebut.
“Tentunya didalam impres nomor 1 Tahun 2022 itu nanti kita akan melihat sampai sejauh mana kontribusi dalam rangka pelayanan itu, disanakan telah diatur sistem pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh pusat provinsi dan kabupaten kota itu seperti apa”, tandasnya.

