“Melalui sistem pembelajaran terintegrasi bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi melalui pendekatan pembelajaran yang kolaboratif, terbuka, dinamis dan saling terhubung satu dengan lainnya,” jelasnya.
Ratno menyebut, dalam tataran teknis, ASN Corpu ini akan menempatkan agenda prioritas pembangunan nasional sebagai sentral dari pegembangan kompetensi yang dibutuhkan ASN serta upayanya dalam memecahkan isu-isu strategis. Hal ini akan dimasukkan dalam pembelajaran Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I dan Tingkat II, dan Bangkom Strategis Lintas Instansi (BSLI).

“ASN Corpu ini akan memanfaatkan knowledge management system dan learning management system yang terintegrasi dengan ASN unggul, media pembelajarannya dapat berupa modul, video, animasi dan tutorial,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Prov. Kalteng Sri Widanarni menjelaskan konsep ASN Corpu nasional dalam konteks daerah. Ia mengatakan bahwa Provinsi Kalteng sendiri sudah memulai berkolaborasi dengan tiga pilar pengembangan SDM daerah yaitu Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Biro Organisasi dan BPSDM dalam rangka penyelenggaraan manajemen talenta nasional dan Kalteng Corpu.

