Palangka Raya, lintasberita1.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama dalam memenuhi perannya sebagai unsur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan. Posisi Indonesia di tingkat dunia juga ditentukan oleh pembangunan sumber daya manusia khususnya ASN sebagai PNS. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah harus berupaya mengembangkan kompetensi ASN yang terintegrasi. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) adalah Badan Pengembangan Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah Melakukan uji publik RUU Sekretariat LAN-RI Tentang Corporate University (Corpu). di aula utama BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (23 Juni 2022).
Corpu dipilih sebagai pendekatan baru dalam pengembangan kompetensi ASN, menggantikan pendekatan Bangkom lama yang dipandang tidak lagi relevan dalam menjawab tantangan lingkungan strategis saat ini. Oleh karena itu, diperlukan penyamaan persepsi dalam penerapan ASN Corpu yang merupakan sistem pembelajaran terintegrasi dalam pengembangan kompetensi ASN.

Perwakilan dari LAN-RI Ratno Budihartono menjelaskan, terdapat tiga hal yang patut diperhatikan dalam penerapan ASN Corpu ini. Pertama, menjadikan organisasi pemerintah sebagai lokus sumber pembelajaran bagi ASN untuk mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhannya, K/L/D dapat berperan menjadi center of excellence yang menjadi tempat ASN dalam mengembangkan kompetensi yang dibutuhkannya.
Kedua, lanjut Ratno, model pembelajaran Corpu ini akan mengedepankan pembelajaran yang agile melalui pembelajaran mandiri dengan dukungan teknologi informasi. Ketiga, membangun kolaborasi antar Pemerintah Pusat dan Daerah sebagai upaya pengembangan kompetensi ASN yang terintegrasi.

