Beras di Provinsi Kalimantan Tengah sangat banyak, dan karena itu harga beras akhir-akhir ini banyak naik. Ini sebagian karena cuaca, tapi itu bukan satu-satunya alasan. Pemerintah melakukan yang terbaik untuk mengontrol harga, termasuk dengan bekerja sama dengan sektor swasta, melalui mengadakan pasar murah, dan dengan menyeimbangkan pasar.

Pemprov Kalteng menggelar bazaar untuk membantu menekan harga dan mengendalikan inflasi selama Ramadan. Mereka juga membagikan 50.000 paket makanan kepada masyarakat untuk membantu mereka selama sebulan.

Sekda Prov. Kalteng H. Nuryakin menyapa warga – lintasberita1

Harga beras akhir-akhir ini sedikit naik, namun masih dalam batas normal. Harga beras naik karena curah hujan yang tinggi pada Februari-Maret tahun ini membuat gabah padi sulit dipanen. Penggiling harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk mengeringkan gabah, yang kemudian menjadi harga beras saat dijual. Nuryakin yakin harga akan segera kembali normal dan ketersediaan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pejabat dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendampingi Ketua TPID Kalimantan Tengah dalam kunjungannya ke Kabupaten Murung Raya. Mereka antara lain Sekretaris Daerah Hermon, Kepala Koperasi Suria Siri, dan Kepala Kantor Hanpang, Yulianus. *#TIM#* www.lintasberita1.com