Sebagaimana diketahui, bahwa kerajinan dengan bahan dasar purun ini, hampir tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Kalteng, namun yang menonjol tentu di Kabupaten-Kabupaten penghasil bahan mentah purun, diantaranya Kabupaten Seruyan, Kapuas dan Pulang Pisau. Kabupaten- Kabupaten ini juga menjadi penyuplay bahan mentah purun untuk daerah lainnya.
Hal terpenting menurut Ati Mulyati, kerajinan purun tidak cukup dengan mengejar produksi, bidang usaha ini juga sangat bersentuhan dengan seni. Untuk itu menurutnya disamping kualitas produk, pengembangan inovasi juga harus menyentuh unsur seni yang diimplementasikan dalam model dan corak yang variatif.
“ Setiap pelaku usaha harus menjadi agen pembaharuan di bidangnya, saatnya beralih dari hal-hal yang bersifat konvensional ke menajemen modern, tanpa harus tercabut dari akar kearifan lokalnya” pungkas Ati. www.lintasberita1.com #TIM#

