Darliansjah mengatakan Gubernur menyoroti komitmen Pemprov. Kalteng dalam RPJMD 2021-2026 fokus pada pencapaian udang sebagai komponen ketahanan pangan. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui implementasi regulasi, anggaran, dan program/kegiatan, khususnya melalui pendirian food estate udang di Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut dapat berhasil sesuai dengan target pembangunan infrastruktur yang akan selesai pada Oktober 2023 dan November 2023 saat benih pertama disemai, karena adanya Peraturan Daerah dalam mengimplementasikan strategi ini secara besar-besaran.

Pengembangan kawasan tambak/udang diharapkan dapat berkontribusi terhadap target ekspor udang nasional tahun 2024 sebesar 2 juta ton dan memenuhi kebutuhan pangan Ibukota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

Darliansjah menutup dengan menyampaikan harapannya agar dukungan semua pihak baik pemerintah pusat dan daerah serta seluruh pemangku kepentingan dapat berkontribusi terhadap Kalteng menjadi Lumbung Pangan Nasional. Hal ini dapat dicapai dengan menyediakan udang yang aman dan sehat, serta lumbung pangan produk protein, melalui pelaksanaan inisiatif Perkebunan Udang.

Selain itu, hadir Wakil Bupati Sukamara Ahmadi, Sekda Sumakara Rendy Lesmana, Ketua DPRD Sukamara Heriawan Putra, Wakil Kepala Daerah yang membidangi pesisir di Provinsi Kalimantan Tengah, Kabid PD Pemkab Sukamara , Kepala Balai Budidaya Air Payau (BBPAP) Jepara Supito, Perwakilan dari PT. Indonesia Evergreen Agriculture Hadi, dan Perwakilan dari Desa Pantai Lunci dan Desa Kuala Jelai. *#TIM#* www.lintasberita1.com