Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Untuk mendukung pelaksanaan Prosedur Remediasi dan Kompensasi (RaCP) yang merupakan persyaratan bagi perusahaan anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Bappedalitbang Prov. Kalimantan Tengah bekerja sama dengan The United States Agency for International Development Sustainable Environmental Governance Across Regions (USAID SEGAR) dan Sekretariat RSPO.

Bersama-sama, mereka menyelenggarakan acara yang disebut Identifikasi Potensi Kegiatan Kolaborasi antara Manajer Perhutanan Sosial dan Sektor Swasta dalam Mendukung Program Remediasi dan Kompensasi RSPO. Acara berlangsung pada Senin (07/08/2023) di Hotel Best Western Palangka Raya, dengan fokus di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Leonard S. Ampung, Kepala Bappedalitbang Prov. Kalimantan Tengah, menyatakan bahwa komitmen pemerintah dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 sejalan dengan visi “Kalimantan Tengah Semakin BERKAH”. Misi Gubernur antara lain menangani masalah lingkungan dan mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan tujuan meningkatkan kualitas lingkungan. Selain itu, budidaya kelapa sawit diakui sebagai aspek penting yang strategis dalam pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.