Kegiatan Perempuan Teladan, Optimis, dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme
“Radikalisme dan terorisme menjadi salah satu tantangan besar bagi keamanan masyarakat dan kedaulatan bangsa Indonesia. Merujuk pada hasil survei yang dilakukan oleh BNPT pada 2019 menyatakan bahwa faktor yang paling efektif dalam mereduksi potensi radikalisme secara berturut-turut adalah diseminasi sosial media, internalisasi kearifan lokal, perilaku kontra radikal dan keluarga pada anak,” jelasnya.
Astuti juga menyebut perempuan memiliki posisi sangat vital dalam keluarga, perempuan memiliki peran strategis dalam membentengi keluarga dan masyarakat dari segala bentuk penyebaran dan ajakan kelompok radikal terorisme. “Kunci penanaman karakter pada diri anak banyak bertumpu pada peran perempuan,” bebernya.
Sementara itu, Ketua FKPT Prov. Kalteng Khairil Anwar menyampaikan dalam laporannya bahwa tujuan kegiatan ini adalah pertama, untuk memberikan gambaran secara jelas kepada masyarakat khususnya para perempuan mengenai terorisme di Indonesia yang meliputi ancaman, kerawanan dan pertumbuhannya sebagai bagian dari kewaspadaan bersama dalam upaya pencegahan terorisme. Kedua, untuk meningkatkan sinergi antara BNPT dan FKPT sebagai bagian terdepan masyarakat dalam upaya pencegahan terorisme dengan tokoh-tokoh organisasi masyarakat perempuan dan perkumpulan-perkumpulan perempuan di lingkungan TNI dan Polri.

