Palangka Raya, lintasberita1.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul membuka Kegiatan Petunjuk Teknis Global Fund Acquired Immune Deficiency Syndrome (GF AIDS), Tuberkulosis (TB) dan Malaria Akut Provinsi Kalimantan Tengah, di Hotel Fovere Palangka Raya, Rabu (15/6/2022).
Dalam sambutannya, Suyuti Syamsul mengatakan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan tujuan prioritas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Pembangunan bidang kesehatan, termasuk pencegahan penyakit, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. Indonesia telah menetapkan target prioritas dalam RPJMN 2020-2024, yang menetapkan target yang ingin dicapai pada tahun 2024 untuk AIDS, Tuberkulosis dan Malaria.
“Indonesia juga telah menyepakati komitmen global untuk Ending AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM) tahun 2030,” tuturnya.
“Beberapa indikator pada ATM memang masih jauh dari target yang telah ditetapkan, khususnya AT (AIDS dan TB), sementara Malaria di beberapa kabupaten/kota telah mencapai pra eliminasi/eliminasi. Untuk mendukung tercapainya target-target eliminasi tersebut serta menjamin sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan (Resilient and Sustainable System for Health/RSSH) untuk ATM, seberapa besar perhatian daerah atas ATM, yang antara lain ditandai dengan tersedianya belanja daerah untuk ATM,” sambungnya.

