Pembakaran bangunan kosong itu kerap dikaitkan dengan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024.

Namun, lanjut Rian, pihaknya belum bisa memastikan apakah peristiwa itu terkait persaingan politik.

“Sampai saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Rian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, termasuk memastikan semua listrik dalam keadaan mati sebelum keluar rumah.

Selain itu, warga diimbau untuk mengaktifkan sistem keamanan keliling atau siskamling di lingkungan tempat tinggalnya.

“Siaga satu lingkungan tidak hanya mencegah kejahatan pembakaran, tetapi juga kejahatan properti,” kata Riyan. *#TIM#* www.lintasberita1.com