Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Provinsi Kalimantan Tengah atau dikenal dengan Provinsi Kalteng merupakan salah satu dari 10 provinsi pada tahun 2022 dengan persentase penduduk yang menjadi korban kejahatan terendah secara nasional. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Prov. Kalimantan Tengah menempati posisi nasional terendah keenam sebagai provinsi teraman di Indonesia, dengan hanya 0,38 persen penduduknya yang menjadi korban kejahatan.
Hal tersebut disampaikan H. Nuryakin, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, saat berdiskusi dengan awak media usai melaksanakan Sholat Hajat di Istana Isen Mulang pada Minggu, 31 Desember 2023.
Dia menyatakan, data tersebut berasal dari rilis BPS yang tentunya memberikan gambaran kesesuaian secara keseluruhan di Kalimantan Tengah. “Terjadinya kejahatan erat kaitannya dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Disparitas atau ketimpangan kesejahteraan berpotensi menjadi katalisator munculnya permasalahan sosial yang secara progresif dapat bermanifestasi sebagai penderitaan masyarakat, khususnya dalam bentuk kegiatan kriminal. , “dia berkomentar.
Ia menyatakan, meningkatnya tingkat kesejahteraan dan taraf hidup di Kalimantan Tengah berkontribusi besar terhadap penurunan angka kejahatan di masyarakat.
Nuryakin menyatakan, berdasarkan data BPS, Kalimantan Tengah menempati urutan keenam terendah secara nasional dalam hal jumlah korban kejahatan. Ia berpendapat bahwa hal ini menunjukkan bahwa provinsi ini sangat aman dan menguntungkan. Lebih lanjut dia menjelaskan, situasi ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga, tetapi juga memberikan peluang di berbagai sektor, seperti investasi. Rasa aman dan minimnya keresahan akan menanamkan kepercayaan pada investor dan juga menarik pengunjung di sektor-sektor seperti pariwisata, membuat mereka merasa nyaman dan terlindungi.

