“Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 21 sampai dengan 26 Maret 2022, akan melaksanakan Pelatihan Transformasi Digital Menuju Koperasi Modern, adapun peserta terdiri dari pengelola KSP dan KSU dari Kabupaten Kapuas, Barito Selatan, Barito Utara, Murung Raya, Seruyan dan Kotawaringin Barat” ucap Ati.
Menurut Ati, program lain yang ditujukan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan adalah pengembangan dan penguatan usaha mikro yang bertransformasi dari informal ke formal (melalui Nomor Induk Berusaha). Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran PLUT KUMKM sebagai rumah pemasaran bersama, serta memberikan pendampingan. Perizinan (NIB atas OSS). Dukungan diberikan oleh Kementerian Perdagangan dan Perindustrian sehubungan dengan produksi perumahan untuk BPOM. Selain itu, pembinaan dan penguatan pelaku UMKM melalui peningkatan usaha kecil bertransformasi dari tujuan informal menjadi formal pendampingan pemasaran melalui Galeri Smesco, Galeri PLUT KUMKM, Galeri Dekranasda, Website shoppingkalteng.com dan Website diskopukmkalteng .go.id, Tokopedia, Shopee dan Bukalapak serta membantu pelaku komersial dalam bantuan hukum dan menyelenggarakan database tunggal untuk pendataan UMKM.
“Berdasarkan Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri Nomor : 027/1022/SJ dan Nomor : 1 Tahun 2022 Tanggal 22 Februari 2022 tentang Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada pengadaan barang dan jasa, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap KUMKM, dimana disebutkan minimal 40 % dari belanja pemerintah melalui KUMKM” ungkap Ati Mulyati.
www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)