“Data profil sebagai salah satu bahan acuan untuk mendukung perencanaan kesehatan yang berdasarkan fakta (evidance based) serta bahan masukan dalam penyusunan kebijakan program maupun pengambilan keputusan,” tambahnya.
“Untuk menjadi perhatian dan saya ingatkan kepada Saudara Saudari semua bahwa capaian indikator SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah tahun 2020 dari 12 indikator masih terdapat beberapa indikator yang capaiannya masih < 60%. Pelayanan kesehatan pada usia lanjut, pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar, pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV, pelayanan kesehatan penderita hipertensi, pelayanan kesehatan pada usia produktif, pelayanan kesehatan orang dengan Tuberkulosis (TB), dan pelayanan kesehatan penderita Diabetes Melitus (DM),” ujarnya.
Suyuti Syamsul menambahkan, jika dilihat dari sisi pembiayaan untuk indikator-2 tersebut, hanya berkisar 4 – 8% dari pembiayaan yang digunakan untuk kegiatan SPM. Hal ini dapat mencerminkan kurangnya keseriusan dari sisi pembiayaan untuk semua kegiatan yang mendukung pencapaian indikator-indikator tersebut.
www.lintasberita1.com #TIM#

