Gubernur Sugianto juga mengajak masyarakat terus berdoa baik untuk diri sendiri dan juga orang lain termasuk tenaga medis yang berjuang membantu dalam upaya penyembuhan pasien yang terkontaminasi covid-19.

“Saat ini di Indonesia sudah ratusan tenaga kesehatan baik dokter, perawat, maupun bidan yang gugur karena terinfeksi covid-19 saat bertugas. Di Kalteng juga ada terkontaminasi, Ini adalah fakta yang memang harus kita hadapi bersama, dimana covid-19 ini sangat berbahaya. Untuk itu mari kita cegah dan antisipasi bersama serta berdoa untuk semuanya,” kata Sugianto.

Gubernur Sugianto juga meminta kepada seluruh kepala daerah se-Kalteng untuk tetap memperhatikan kebutuhan para tenaga kesehatan, seperti alat pelindung diri (APD) guna menjami keselamatan para tenaga medis saat bertugas. Kepada masyarakat pun diminta untuk saling gotong royong dengan mengajak warga lainnya untuk terus menerapkan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Gubernur Sugianto juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut rapid tes dan Swab untuk mengetahui kondisi kesehatan dari potensi covid-19.

“Terus kita terapkan protokol kesehatan untuk diri sendiri dan orang lain. Sama sama saling menjaga serta mengingatkan untuk menggunakan protokol kesehatan,” tandas Sugianto. www.lintasberita1.com, #PERDI#