PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bumi Tambun Bungai agar mampu bersaing dan menembus pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah, Evelyin Dian Mayasari, saat menjadi narasumber dalam Podcast Diskominfosantik Kalteng bersama host Ika Alqinaya, yang digelar di area Kalteng Expo 2026, Halaman GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Selasa (19/5/2026) malam.

Dalam dialog tersebut, Evelyin mengungkapkan bahwa berbagai komoditas lokal Kalimantan Tengah, khususnya produk kerajinan tangan (handmade), memiliki daya tarik tinggi di pasar internasional karena keunikan, nilai budaya, dan cerita yang melekat pada setiap produk.

“Negara luar sangat menyukai produk yang alami dan memiliki cerita atau nilai historis, seperti kerajinan rotan, getah nyatu, madu kelulut, hingga bawang dayak yang memiliki khasiat herbal. Nilai jual produk-produk ini di pasar global bahkan bisa berkali-kali lipat dibandingkan pasar domestik,” ujarnya.

Menurut Evelyin, potensi ekspor produk lokal Kalimantan Tengah sangat besar. Namun, pelaku usaha tetap dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari pemenuhan standar regulasi negara tujuan ekspor hingga menjaga konsistensi kualitas dan kuantitas produksi dalam jangka panjang.