“Pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan otonomi daerah harus berjalan dalam satu tarikan napas untuk membangun Indonesia yang cerdas, hijau, dan berkeadilan,” tegas Fajar Riza Ul Haq.

Momentum Hari Otonomi Daerah juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, di tengah masih adanya tantangan berupa ketimpangan kapasitas daerah dan disparitas mutu pendidikan.

Khusus bagi Kalimantan Tengah, pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan tantangan global, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan.

Mengakhiri sambutan, ditegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat bergantung pada perubahan pola pikir, mental yang tangguh, serta komitmen bersama seluruh elemen bangsa. *#TIM#* www.lintasberita1.com